Friday, December 14, 2012

Tips Menurunkan Bunga KPR

Pada saat Anda mengambil KPR, Anda harus tahu dan mengerti bunga jenis apa yang bank berikan pada Anda. Bagi Anda yang belum tahu tentang jenis-jenis bunga kpr, silahkan baca artikel saya tentang jenis bunga kpr. Biasanya untuk bank-bank sekarang selain bank syariah, bank akan memberikan bunga fixed selama 3-5 tahun kemudian akan dilanjutkan dengan bunga floating. Pada saat bunga fixed biasa bank akan banting harga dan memberikan kredit dengan bunga yang relatif kecil. Sekarang kira-kira 6.5% - 7.5%. Tetapi yang harus jadi perhatian kita adalah pada saat kita memasuki tahun ketika bank memberikan kita bunga floating. Disinilah bank akan mengambil keuntungan sebesar-besarnya dari kita. Apalagi jika kita tidak tahu tentang ilmu properti maka sudah dipastikan kita dalam tanda petik akan ditipu oleh bank. Kenapa saya bilang begitu? Karena prinsip bank adalah mengambil keuntungan dari kredit yang dipinjamkan, jadi mereka akan memberikan bunga sebesar mungkin yang mereka bisa untuk mendapatkan keuntungan sebesar mungkin. Sebagai peminjam apa yang harus kita lakukan? Berikut ini ada beberapa hal yang harus dilakukan sebelum Anda memutuskan untuk meminta Bank menurunkan Bunga KPR.

1. Yang Anda harus lakukan pertama kali adalah melihat BI Rate Bank Indonesia di website BI. Klik disini untung langsung ke website BI. Disana akan muncul berupa tabel dimana ada kolom Tanggal, BI Rate, dan Siaran Pers. Yang harus diperhatikan adalah kolom Tanggal dan BI Rate. BI Rate akan diupdate tiap bulan dan ini menjadi patokan Anda apakah bunga KPR kita naik atau turun. Sebagai catatan pada saat BI Rate mengalami kenaikan maka sudah pasti bank akan menaikkan KPR kita. Jadi jika Anda sudah mempunyai KPR dan tiba-tiba cicilan bulanan Anda bertambah, maka biasanya itu dikarenakan BI Rate sedang mengalami kenaikan. Tapi bahkan sebelum BI Rate naik, bank pun kadang sudah terlebih dahulu menaikkan suku bunganya. Besarnya kenaikan biasa relatif, BI Rate hanya dijadikan patokan bunga KPR kita naik atau turun saja, tapi untuk besarnya kenaikan atau penurunan tidak bisa melihat BI Rate secara langsung. Jadi, jika terjadi kenaikan cicilan bulanan yang harus kita bayar, segera check ke BI Rate apakah mengalami kenaikan atau tidak. Yang harus diperhatikan adalah pada saat BI Rate turun. Pada saat BI Rate turun, bank tidak akan langsung menurunkan suku bunga KPR, padahal harusnya bunga KPR juga akan mengalami penurunan. Mereka akan menunda sampai beberapa bulan untuk menurunkan bahkan jika kita tidak pernah komplain, banyak bank yang tidak menurunkan bunga KPRnya (asumsi dari bank jika kita tidak komplain maka itu berarti kita mampu membayar cicilan). Solusinya bagaimana, nanti saya akan bahas di bagian akhir.
2. Kita sudah mengetahui kapan bank menaikkan bunga KPR cicilan kita, dan kapan bank menurunkan KPR kita. Tapi bagiamana jika BI Rate stabil, dan Anda baru saja beralih dari bunga fixed ke bunga floating. Bagaimana anda tahu bahwa bunga yang diberikan pada saat floating itu rendah atau tinggi. Saran saya adalah anda survey ke bank-bank lain dan menanyakan suku bunga KPR yang standar. Ingat yang standar bukan yang bunga promo. Disini anda bisa melakukan komparasi dengan bunga KPR bank anda, apakah bunga KPR yang diberikan memang standar, atau apakah lebih murah dibanding bank lain, atau jangan-jangan malah jauh lebih mahal dibanding kebanyakan bank.

Nah, setelah Anda sudah praktek 2 hal di atas, Anda sudah pasti dapat menyimpulkan apakah bunga KPR Anda tinggi atau rendah. Jika yang Anda temui bahwa bunga KPR anda tinggi (dan biasanya seperti itu) ada 2 tips yang bisa anda lakukan untuk menurunkan bunga Kredit Anda.
1. Tips yang satu ini berlaku pada saat bunga KPR berada pada bunga floating. Jika Anda sudah mengambil KPR beberapa tahun, dan bunga KPR sudah berubah dari jenis bunga fixed ke bunga floating maka tips ini anda bisa gunakan. Setelah mengetahui bahwa bunga KPR yang diberikan bank ternyata tinggi, maka Anda bisa melakukan komplain ke pihak bank. Tapi biasanya bank tidak akan memberikan respons jika yang Anda lakukan adalah ke bank tersebut dank melakukan komplain ke bagian marketing. Bagusnya adalah Anda membuat sebuah surat komplain dan meminta penurunan KPR kepada bank yang bersangkutan. Jangan lupa untuk memberikan tembusan ke kepala cabang/pimpinan yang berwewenang di bank tersebut. Ingat, buatlah surat resmi. Terus terang jurus ini saya belum pernah  praktekkan, tetapi guru-guru saya sudah sering melakukan ini dan sangat ampuh. Kelihatannya memang mudah ya.. Kuncinya sebenarnya hanya komplain dengan surat resmi agar direspon oleh pihak Bank. Selanjutnya tinggal menunggu. Jika tidak ada respon ataupun bank tidak memberikan penurunan kredit maka gunakan jurus yang kedua.
2. Jurus kedua ini adalah Anda mengajukan kredit ke bank-bank yang lain. Ingat ajukan kredit secara bersaman. Pengajuan kredit ini dinamakan Kredit Take Over. Untuk lebih detail silahkan baca artikel saya tentang Kredit Take Over. Ini merupakan jurus pamungkas jika permohonan penurunan kredit anda tidak disetujui oleh pihak bank. Memang anda jadi sedikit sibuk untuk mengurus permohonan kredit yang baru, tapi silahkan anda putuskan sendiri apa anda mau dalam jangka waktu yang lama mendapatkan bunga kredit yang sangat tinggi atau anda ingin agar bunga kredit anda turun. Sekali lagi keputusan di tangan Anda. Yang harus anda perhatikan adalah biaya-biaya pengalihan kredit yang terdiri dari biaya pinalti (ada penalti atau tidak, biasanya penalti diberikan pada saat kita melunasi kpr kita dalam jangka waktu 1-2 tahun), biaya provisi, kebakaran, dll). Detailnya saya akan bahas pada artikel yang berbeda. Saran saya jika selisih bunga kpr antara bank Anda dengan bank lain terlalu jauh, maka ada baiknya anda melakukan jurus kedua ini. Jurus ini pun jangan dilakukan terlalu sering(maksimal 1 atau 2 kali pindah bank untuk kredit rumah yang sama), karena selain repot anda juga harus membayar biaya-biaya perpindahan tersebut dan dengan perhitungan bunga Anuitas Anda akan mengalami kerugian jika dilakukan berulang-ulang. Detail tentang bunga anuitas silahkan baca tentang jenis bunga kpr. Ingat pada saat pengajuan Take Over harus dilakukan bersamaan, bagusnya pada hari yang sama, kalau tidak pada keesokan harinya. Jangan misalnya mengajukan kredit ke bank A pada minggu 1, selanjutnya ke bank B pada minggu 2. Tidak boleh seperti itu. Jika sudah mengajukan Take Over, nantinya Anda bisa membandingkan bank mana yang memberikan bunga kredit paling kecil.

Dengan jurus-jurus yang telah saya paparkan saya yakin bunga kpr Anda akan bisa diturunkan. Memang detail pelaksanaannya mungkin agak berbeda-beda tiap daerah, tapi secara umum seperti yang telah saya jelaskan. Saran saya adalah coba praktek apa yang telah saya bahas dan jika Anda sukses jangan lupa sharing di Facebook Fan Page kami. Semoga bermanfaat.
 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...