Wednesday, December 26, 2012

Bisnis Rental Playstation

Berawal dari hobi sejak muda, seorang bapak bernama Budi menggandrungi permainan PlayStation (PS). Sejak awal kemunculan PS, ia dibelikan PS oleh orangtuanya. Hingga kini, hobinya tersebut membawanya menjadi seorang wirausahawan PS yang cukup terkenal di daerahnya. Ia tak perlu heboh menggembor-gemborkan usahanya tersebut. Namun para pelanggannya, mulai dari anak-anak SD hingga orang dewasa, pada saat-saat tertentu memenuhi rumahnya untuk sekedar mendapat hiburan, bermain PS. Apalagi dengan biaya per jamnya yang cukup terjangkau, banyak orang antre menunggu giliran.

Itulah salah satu contoh bahwa usaha atau bisnis rumahan bisa dimulai dari hobi seseorang yang kemudian berkembang secara perlahan namun pasti, bahkan tanpa disadari, hingga tahu-tahu hobi tersebut berubah menjadi sebuah usaha yang cukup menjanjikan. Terlebih kini, perkembangan teknologi semakin canggih dan modern. Begitu pun dengan dunia game yang hingga kini tidak pernah sepi dari peminat, mulai dari anak-anak, remaja, sampai dewasa.

Perangkat permainan seperti PS masih kerap digandrungi anak-anak muda sebagai pelipur penat mereka atau sebagai ajang hiburan mereka di sela-sela kegiatan formal, misalnya sekolah. Apalagi kini telah berkembang perangkat PS2 hingga PS3 yang lebih canggih dan modern.

Karena harga PS tidak murah, para peminatnya tentu lebih suka menyewa alat ini di rental PS terdekat. Karena itu, jika Anda tertarik, rintislah usaha mini rental PS ini di rumah Anda.

Langkah Usaha
Untuk memulai menjalankan bisnis ini ada beberapa hal yang harus Anda lakukan, yaitu sebagai berikut.

  1. Yakinlah diri Anda bahwa rumah Anda akan dijadikan mini rental PS. Karena itu, yakinkan pula bahwa usaha yang dirintis ini akan menguntungkan namun sekaligus bisa menjaga kondisi lingkungan di mana Anda mampu menjaga sikap atau perilaku para pelanggan, yang kebanyakan anak-anak, untuk tidak berbuat lebih dari sekedar bermain PS di tempat Anda.
  2. Miliki perangkat permainan PS, minimal PS2 lengkap dengan televisinya. Untuk televisi, Anda dapat membeli yang bekas atau memanfaatkan televisi di rumah Anda.
  3. Lengkapi koleksi CD permainan terbaru sehingga rental PS Anda tidak dicap membosankan.
  4. Buatlah ruangan atau space khusus di rumah Anda yang dijadikan tempat rental agar tidak mengganggu aktivitas orang rumah.
  5. Sediakan karpet atau bantalan untuk duduk. Selain itu, sediakan pula peralatan seperti buku dan pulpen untuk mencatat.
  6. Cek daya listrik di rumah Anda, apakah telah stabil jika perangkat PS untuk beberapa lama terus menyala. Hal ini perlu senantiasa dicek agar listrik di rumah Anda senantiasa aman.
  7. Buatlah promosi kecil-kecilan dengan memasang spanduk rental PS di tembok rumah Anda yang sekiranya dapat terbaca oleh orang-orang yang lewat di depan rumah Anda.
  8. Memahami cara bermain PS, mulai dari peraturan permainan hingga penggunaan alat permainan.
  9. Mengetahui tempat pembelian CD permainan PS dengan harga yang miring.
  10. Mengawasi dengan baik para pengguna PS karena dikhawatirkan dapat melakukan hal-hal yang tidak terpuji, misalnya taruhan/judi, berkelahi karena kalah, dan sebagainya.
Pelaku Usaha
Usaha rumahan berupa mini rental PS ini bisa dilakukan oleh mereka yang mulanya hobi dengan permainan ini. Atau siapan pun dapat merintis usaha ini asal benar-benar memahami dengan baik cara dan sistem usaha seperti ini.

Tantangan usaha
Berikut adalah beberapa tantangan dalam merintis usaha ini.
  1. Kondisi lingkungan atau asumsi warga masyarakat di sekitar tempat tinggal Anda yang kurang berkenan dengan adanya usaha ini. Hal tersebut wajar adanya apalagi bagi mereka yang memiliki anak usia SD atau SMP, misalnya.
  2. Kualitas perangkat PS yang bisa menurun akibat seringnya dipakai. Bahkan, bisa terjadi kerusakan pada perangkatnya atau pada peralatan pendukung, misalnya joystick-nya.
  3. CD permainan yang terlalu sering dipakai sehingga rentan untuk rusak.
  4. Timbulnya rasa bosan pada para pelanggan karena permainan yang disajikan/CD game yang tersedia di rental Anda itu-itu saja alias tidak ada yang baru.
  5. Karena pelanggan rental PS kebanyakan adalah anak-anak usia sekolah, maka jika saat ujian sekolah tiba, tentu mereka akan lebih fokus untuk belajar di rumah, bahkan orangtua mereka melarang untuk bermain. Karena itu, pastilah rental PS Anda akan sepi pengunjung. Namun begitu, Anda tidak perlu bingung karena ada saatnya pula rental Anda pasti dipenuhi oleh pelanggan setia.
  6. Adanya game station atau game online yang lebih modern di sekitar rumah Anda atau tidak jauh dari rumah Anda sehingga mengalihkan perhatian dan minat anak-anak dari rental Anda.
Strategi Usaha
Agar sukses merintis usaha ini, berikut beberapa strateginya.
  1. Buatlah suasana rumah/ruang khusus untuk bermain PS senyaman mungkin.
  2. Pelihara perangkat PS dan peralatannya agar tetap berfungsi dengan baik dan tidak mengalami kendala saat digunakan.
  3. Update terus CD-CD game terbaru sehingga para pelanggan Anda tertarik dan puas.
  4. Berlakukan sistem paket atau bonus. Misalnya jika sudah bermain selama dua jam, maka dapat bonus setengah jam, misalnya.
  5. Selalu awasi para gamer yang bermain untuk menghindari perilaku atau aktivitas yang tercela, misalnya melakukan taruhan atau judi, berkelahi karena kalah bermain, dan sebagainya. Hal ini perlu Anda lakukan untuk menjaga citra baik usaha Anda, yang berupa usaha hiburan ini, agar senantiasa dapat tetap diterima oleh masyarakat.
Simulasi Perhitungan Usaha
Kebutuhan modal awal (menggunakan televisi yang sudah ada di rumah) :
Playstation 2 (second) Rp. 1.000.000,-
Kipas Angin Rp. 150.000,-
Bantal Duduk Rp. 80.000,-
Spanduk Rp. 40.000,-
Alat Tulis Rp. 50.000,-
Lain-Lain Rp. 50.000,-
Jumlah Modal Awal Rp. 1.370.000,-
Simulasi Pendapatan per Bulan
Pendapatan Rp. 750.000,-
Biaya Listrik Rp. 150.000,-
CD Game Rp. 100.000,-
Biaya Perawatan Rp. 100.000,-
Biaya Lain-Lain Rp. 50.000,-
Jumlah Pengeluaran Rp. 400.000,-
Laba Rp. 350.000,-
by Nurul Hidayati
 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...