Wednesday, November 28, 2012

Cara Berinvestasi

Segala hal memerlukan rencana yang matang sebelum dilaksanakan, begitu pula investasi. Jangan menganggapnya sebagai sesuatu yang 'berat' dan bikin pusing, asumsikan saja kalau Anda sedang merencanakan liburan ke tempat impian.

A. Kemana Tujuan Anda?
Apa yang terjadi kalau Anda pergi rekreasi tanapa tahu tempat tujuan? Tersesat, atau paling ringannya, Anda jadi putar-putar menghabiskan waktu. Sebelum berinvestasi, tanyakan pada diri Anda, hal apa yang inin saya capai dengan hasil investasi ini? Bila tujuan Anda adalah mewujudkan mimpi Anda, lihat lembar Impian Anda (jika Anda belum membuat daftar impian beserta jumlah kekayaan yang anda inginkan, coba anda buat terlebih dahulu), berapa jumlah kekayaan yang Anda tuliskan disana? Itulah tujuan investasi Anda.


B. Jalur dan Alat Transportasi Mana yang Paling Cocok?
Kalau sudah tahu tujuan, apa lagi yang harus direncanakan? Anda pasti akan melihat peta dan memilih jalur yang cocok untuk ditempuh serta alat transportasinya. Sama halnya dengan investasi, Anda harus menentukan jalur investasi apa yang harus ditempuh. Bertanyalah,
Berapa jangka waktu investasi yang anda inginkan? Untuk jangka panjang atau pendek? Instrumen apa saja yang cocok untuk keadaan finansial Anda saat ini? Apa keuntungannya memilih instrumen investasi itu? Berpa hasil yang bisa diberikan?

C. Apa Bahayanya Lewat Jalur Itu?
Perhitungkan resiko investasi Anda. Buatlah daftar antara potensi laba dan resiko kerugian. Apakah labanya sebanding dengan resiko yang harus diambil? Apakah resiko itu bisa diminimalisir? Strategi seperti apa yang bisa diterapkan?
Dalam memilih investasi, Anda juga perlu melihat kepribadian Anda. Tanyakan pada diri Anda, apa Anda tahan dengan resiko tinggi? Atau sebaliknya, jantung serasa copot kalau tiba-tiba investasi Anda turun?
Kalau Anda senang bermain dengan resiko, Anda dapat memilih jenis investasi berisiko tinggi yang juga mampu memberikan return tinggi. Tapi bila sebaliknya, sebaiknya pilih saja yang konvensional dan aman. Jangan sampai Anda kena serangan jantung karena melihat dana Anda ludes dalam sekejap.

D. Kalau Jalur Utama Macet, Jalan Alternatifnya yang Mana Saja?
Kalau ada macet atau hambatan di jalur yang Anda pilih, jalan alternatif apa yang bisa ditempuh agar tetap dapat sampai ke tujuan?
Don't put your eggs in one basket. Lakukan diversivikasi investasi. Jadi bila salah satu investasi Anda mengalami kerugian, Anda masih punya cadangan lainnya. Teori diversifikasi ini berdasar kenyataan bahwa jika nilai beberapa aset turun, maka nilai aset yang lain akan naik dalam waktu bersamaan. Artinya, Anda perlu memiliki investasi yang memiliki sifat yang berbeda sehingga kerugian Anda tidak terlampau besar.
Sedikit masukan, sebetulnya berinvestasi pada satu jenis instrumen itu tidak salah ataupun buruk. Tapi hal ini tidak disarankan kalau Anda bukan investor yang benar-benar bertalenta dan tahan banting, terlalu berisiko. Bila Anda tidak dapat terjun sepenuh waktu untuk mengawasi 'keranjang satu-satunya' lebih baik pilih jalan yang agak aman, taruh telur Anda di beberapa keranjang.
by Keuangan Pribadi
 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...