a

Thursday, December 27, 2012

Mengapa Pesawat Terbang Mencapai Tujuan Mereka

Ada sebuah pelajaran hebat yang dapat dipelajari dari cara pesawat terbang mencapai tujuannya. Saat sebuah pesawat take off, pilot akan mengatur kendali menjadi auto pilot (pilot otomatis).

Pilot otomatis itu akan mengunci sebuah negara tujuan (misalnya Hawaii) dan komputer merencanakan jalur penerbangan yang akan diambil. Komputer pesawat itu akan terus mengunci sasarannya, memandu pesawat pada jalur penerbangannya.

Namun, tahukah Anda bahwa pesawat tidak selalu melewati jalur penerbanganya? Selama perjalanan, akan ada angin dan tekanan udara yang mendorong pesawat keluar dari jalur penerbangannya. Namun meski demikian, pesawat tetap sampai ke tujuannya.

Ini karena saat pesawat keluar dari jalur yang semestinya, komputer pilot otomatis akan mendeteksi sebuah penyimpangan antara arahnya saat itu dan jalur penerbangan yang diinginkan. Ia akan mengalkulasi perubahan yang terjadi dan memberi tanda kepada sistem avionik (penerbangan) pesawat untuk mengarahkan pesawat kembali ke jalur yang benar.

Beberapa saat kemudian, pesawat kembali keluar jalur akibat angin dan tekanan udara. Sekali lagi, komputer pesawat segera mendeteksi kalau pesawat keluar dari jalurnya dan melakukan penyesuaian yang diperlukan untuk kembali ke jalur yang benar lagi. Hal ini terjadi terus-menerus selama perjalanan. Tahukah Anda bahwa pesawat keluar dari jalurnya selama 70-80% waktu penerbangan? Meski demikian, ia tetap mendarat di Hawaii.

Prinsip yang sama berlaku dalam usaha kita mencapai tujuan-tujuan kita. Dalam kehidupan, hal-hal tidak pernah selalu berjalan sesuai rencana. Kenyataannya, saya menemukan bahwa 70%-80% rencana-rencana yang saya buat dalam karier, bisnis, dan kehidupan pribadi saya tidak pernah berjalan sesuai rencana. Ada banyak kejadian dan situasi tidak terduga yang mendorong kita keluar dari jalur kita juga.

Meski demikian, kita tetap dapat mencapai tujuan kita jika kita tetap berfokus padanya dan terus-menerus menyesuaikan strategi dan rencana-rencana kita, serta mengembalikan diri kita ke jalur yang menuju tujuan kita. Jika pesawat itu tidak terkunci pada tujuannya, ia tidak akan pernah sampai di Hawaii. Serupa dengan itu, jika kita tidak tetap terkunci pada tujuan-tujuan kita, kita akan terlempar keluar jalur oleh begitu banyaknya pengalih perhatian, dan menemukan diri kita mendarat di sebuah tujuan yang tidak pernah ingin kita capai...atau diam teraku, tidak pergi ke mana-mana.

Jadi, tetaplah terkunci pada tujuan-tujuan Anda dan jangan pernah merasa takut saat berbagai hal tidak berjalan sesuai rencana. Selama Anda tetap kembali ke jalur Anda dan terus bergerak maju, Anda akan sampai ke tempat yang ingin Anda tuju.
by Adam Khoo
 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...