Tuesday, January 8, 2013

Cara Menabung Yang Benar

Barangkali memang karena kita tidak dididik untuk memiliki uang cerdas sehingga sampai dewasa bahkan pensiun kita tidak memilikinya. Untuk bisa memiliki uang cerdas memang harus dimulai dengan kebiasaan yang benar. Bagaimanakah menabung dengan benar itu? Beberapa petunjuk di bawah ini mungkin bisa diikuti.


  1. Tetapkan Target : Sering kali kita menabung tanpa memiliki target apa pun, itulah sebabnya kita tidak memiliki apa-apa. Target seperti sebuah tujuan, dan ketika kita memiliki tujuan, langkah kita akan terarah dan semakin mudah menjangkaunya. Targetkan berapa besar tabungan yang ingin Anda miliki dan kapan itu.
  2. Sisihkan Bukan Sisakan : Mereka akan menabung ketika ada yang tersisa. Hal ini tentu saja tidak akan pernah kesampaian karena hampir tidak mungkin ada yang tersisa. Menabung yang benar adalah dengan menyisihkan sejak awal, ketika menerima gaji atau royalti. Dengan demikian kita sudah 'menyelamatkan' dahulu uang tabungan kita sebelum mulai memperguanakan sisanya.
  3. Lakukan Secara Rutin : Menabung hanya bisa berhasil ketika dilakukan secara rutin. Jika Anda menunggu naik pangkat, penghasilan besar baru memutuskan menabung, niscaya Anda tidak akan pernah memiliki uang tabungan. Lakukan tiap bulan, akan lebih baik seminggu sekali.
  4. Jumlah : Anda bisa menabung dengan jumlah yang tetap, atau semakin besar dan bukan semakin kecil.
  5. Jangan Ada Akses ATM : Menabung akan lebih berhasil apabila Anda tidak memiliki askses ATM. Artinya uang yang Anda tabungkan harus terpisah dengan rekening untuk keperluan sehari-hari. Fasilitas pembayaran berbagai macam tagihan sering menghamburkan makna rekening tabungan yang sebenarnya yang seharusnya semakin mengakumulasikan jumlahnya dari waktu ke waktu. Tetapi karena tercampur dengan untuk sarana pembayaran tagihan kita sering kali lupa bahwa yang seharusnya tetap berada di dalam rekening sebagai tabungan turut serta tergerus untuk membayar tagihan.
  6. Natura : Anda bisa menabung dalam bentuk natura misalnya emas atau logam mulia, tidak selalu harus berupa uang di bank. Banyak yang menganggapnya tidak likuid alias susah dicairkan jika perlu sewaktu-waktu. Anda tidak perlu khawatir karena emas dan logam mulia sangat likuid jika Anda membawanya ke Pegadaian.
  7. Jangan Diambil : Usahakan jangan diambil walau sesulit apa pun, atau jika dalam bentuk emas dan logam mulia jangan diuangkan.
  8. Alasan Kuat : Beri alasan yang kuat mengapa menabung. Untuk biaya pendidikan anak keluar negeri, komitmen terbebas dari utang. Membeli rumah berikutnya. Membeli mobil baru berikutnya.
  9. Sekarang : Kerjakan sekarang! Sering kita hanya memiliki rencana tetapi tidak mau mengaplikasikannya.
by Heru Susanto
 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...